Rabu, 06 Juni 2012

Lawan Tim Senior, Arema U-21 Janji Tampil Habis-Habisan



Mendapatkan kesempatan menjajal seniornya di Stadion Kanjuruhan sore nanti (7/6), skuad Arema U-21 tampaknya tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. Tim didikan mantan pemain Arema Didit Thomas tersebut berjanji akan tampil habis-habisan menghadapi permainan Herman Dumafo Epandi dkk.

Seperti yang diungkapkan oleh striker andalan Arema U-21, Indra Ari Cahyono. “Biarpun uji coba. Kami siap tampil maksimal. Berusaha mengimbangi pemain-pemain senior,”ungkap pemain kelahiran 27 November 1994 ini.

Pemain yang mengidolakan Alain N’Kong ini mengaku tidak canggung ketika harus bertemu dengan idolanya sendiri. Malah dirinya dan pemain-pemain U-21 lain akan bersemangat dan tampil maksimal. “kami tidak canggung, kami malah senang dan bersemangat. Ini akan menjadi pengalaman berharga,”ujarnya

#Salamsatujiwa

Via : aremafc

Singo Edan Serbu Kiev


Misinya selalu sama: menebarkan salam satu jiwa! Setelah bendera Arema berkibar di beberapa laga Piala Dunia 2010, termasuk partai final, hadir di laga pamungkas Real Madrid, laga pamungkas final Liga Champions, Singo Edan siap menuju Piala Eropa 2012.


Senyum tetap terlukis jelas di wajah Harie Pandiono ketika berjumpa HATTRICK di Munich, Jerman, Mei silam.Tidak tampak keletihan di raut Manager and Cost Control Kinross Gold Corporation itu. Padahal, sebelum berada di Allianz Arena, dia berada di Madrid untuk menyaksikan pertandingan terakhir Los Blancos––julukan Real Madrid––di Santiago Bernabeu.

Dia juga membawa spanduk raksasa yang bertuliskan “‘This is Arema Indonesia”. Prestasi Madrid di Primera Liga dan Liga Champions tidak perlu diragukan lagi. Namun, bagi Harie, yang paling penting adalah bagaimana welcome-nya Madridistas terhadap Arema. “Arema Indonesia, you are welcome to Madrid. Kalimat itu terucap dari pemandu tur stadion Santiago Bernabeu. “Semalam sebelumnya saya mencoba makan di restoran di Bernabeu. Manajer restoran menghampiri dan memberi pin Madrid. Dia bilang, Are you supporting Madrid? Saya bilang, No. This is Arema. I am supporting Arema.Welcome to Madrid, kata si manajer,” tutur Harie.

Setelah Arema ”menaklukkan” Allianz Arena, Chelsea berjaya atas Bayern Muenchen dan juga Santiago Bernabeu, Harie berencana memboyong banner raksasanya ke Kiev. Ibu kota Ukraina tersebut mendapat kehormatan menggelar final Piala Eropa 2012, 1 Juli mendatang. “Aremania sudah melangkah menjadi world class supporters. Target berikutnya adalah mendukung Arema agar bisa juara di kompetisi yang diikuti,” ujarnya. “Misinya adalah mengibarkan bendera Arema di lima benua. Di Eropa sudah berkali-kali, termasuk final Liga Champions 2012.

Sebelumnya, saya mengibarkan di Kanada dan juga Afrika Selatan (Piala Dunia 2010),” ujar Harie. Apa langkah Harie selanjutnya setelah Kiev? “Masih banyak agenda kami,” tandasnya. Harie akan terbang untuk menyaksikan Piala Dunia Antarklub FIFA di Casablanca Maroko, Desember 2013, terakhir Piala Dunia 2014 di Brasil.

#Salamsatujiwa

Via : Seputar Indonesia

Pemain Beri 100%, Sponsorship Tahan Dana



Sukses meraih 11 poin dari kemungkinan maksimal 15 poin yang diraih membuat posisi Arema di klasemen sementara Indonesia Super League perlahan namun pasti terus naik.

Dengan keberhasilan tersebut, Arema pun berhasil memperbaiki posisinya di klasemen. Dari berkubang di dasar klasemen berhasil merangkak naik dan bertengger di peringkat 13 klasemen sementara ISL hingga 29 pertandingan yang telah dilakoni.

Namun ada satu hal yang membuat miris. Di tengah semangat tim yang menggebu-gebu untuk memberikan yang terbaik untuk Singo Edan. Para pemain tersebut nyatanya harus menepiskan satu masalah serius dalam status mereka sebagai pemain, yakni problem finansial yang berimbas pada gaji mereka di Arema.

"Dia (Ijen Nirwana) ada uang cash Rp 3,5 miliar untuk bayar pemain. Tapi, Ijen Nirwana tidak berani mencairkan karena uang Rp 3,5 miliar itu bukan menjadi kewajiban dia," tutur seorang sumber investor seperti dilansir Malang Post menjelaskan alasan telatnya gaji pemain.

Sesuai klausul dalam Memorandum of Understanding (MoU) masa kompetisi 2011-2012 disebutkan bahwa kebutuhan gaji pemain, gaji asisten pelatih, pelatih dan juga uang sisa kontrak disepakati sebesar Rp 4,5 miliar. Angka sebesar ini akan dikucurkan oleh Ijen Nirwana, Malang.

Tetapi, untuk mengucurkan dana Rp 4,5 miliar ini Ijen Nirwana tidak sendirian. Sebaliknya, yang menjadi kewajiban riil Ijen Nirwana hanya Rp 1 miliar. Sisanya, Rp 3,5 miliar ditanggung perusahaan Bakrie Grup yang ada di Jatim, misalnya, PT Minarak Lapindo Jaya dan lima perusahaan lainnya.

"Karena merasa nama Ijen Nirwana menjadi pioneer pendanaan Arema dan dijatah Rp 1 miliar, Ijen Nirwana pun langsung mengucurkan kewajibannya. Sedang, perusahaan Bakrie lainnya sampai sekarang belum memenuhi kewajibannya," paparnya.

Usut punya usut, enam perusahaan Bakrie di Jatim enggan membayar kewajibannya ke Arema melalui Ijen Nirwana karena logo perusahaan mereka tidak dicantumkan di kostum pemain Arema. Yang di pasang hanya logo Ijen Nirwana saja. "Persoalan ini memang kelihatan sepele. Tetapi, karena merasa ikut bertanggung jawab, mereka pun mungkin pikir-pikir kalau diperlakukan seperti itu," ucapnya.

Sementara itu, terpisah Media Officer Arema saat dikonfirmasi mengaku terus melakukan koordinasi dengan pihak sponsorship. Terutama dari pihak Ijen Nirwana yang tampaknya menjadi satu-satunya harapan manajemen Arema untuk bisa memenuhi hak pemain serta official tim Singo Edan

"Kami masih terus berkordinasi dengan pihak sponsorship,dan alhamdulillah kami optimis sponsorship kini sedang berusaha untuk segera merealisasi sisa dana sponsor tersebut, sebab memang didalam sponsorship itu satu diantaranya ada hak pemain," ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema.

#Salamsatujiwa

Via : Wearemania.net

Hari Ini, Simulasi Lawan Deltras Dengan Arema U21


Kesiapan Arema Indonesia untuk menghadapi laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) kembali diuji. Kali ini mereka akan diuji oleh juniornya yaitu Arema U21. Jadwal yang mulanya digelar pada hari Jumat besok itu diganti menjadi hari ini, Kamis (7/6) karena pertimbangan recovery pemain.

"Kita akan memainkan seluruh pemain pada pertandingan besok (hari ini)," kata Suharno mengomentari perihal uji coba Arema ini. Sebab Suharno ingin segera menemukan strategi kombinasi apa yang pas untuk melawan Deltras.

Meski sudah mampu menang di semua laga yang di tanganinya. Suharno nampaknya masih ingin lebih maksimal lagi, "Saya juga ingin melihat perkembangan terbaru dari N'Kong, Ridhuan, Arif yang terganggu karena cedera," lanjutnya.

Selain persiapan melawan Deltras, laga yang tidak dipungut tiket alias gratis ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain yang selama ini rutin menghuni bench cadangan. Mereka punya waktu untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak berkostum Singo Edan. Sehingga bisa dipercaya untuk meladeni Deltras.

Mengapa melawan U21 dikatakan sebagai ujian sebelum Deltras, seperti yang diberitakan sebelumnya, Suharno sudah meminta pelatih Arema U21 untuk memainkan permainan seperti Deltras Sidoarjo. Mereka bakal disetting dengan formasi dan gaya main seperti tim kebanggaan warga Sidoarjo itu.

Meski tentu saja ada sedikit perbedaan dan modifikasi, Suharno tidak begitu memikirkan karena modifikasi sudah biasa dalam permainan sepakbola. "Melawan Deltras tidak bisa main-main, mereka juga tim bagus sekalipun terseok-seok di papan bawah, kalah 1-0 melawan Dafonsoro bukan berart kita bisa menang mudah melawan mereka karena semua bisa berubah diatas lapangan," tegas Suharno.

Ya benar, jangan lupa, Deltras mencatat hasil impresif saat away karena mampu menahan Persela Lamongan di rumahnya. Lebih dari itu, saat lawatan ke Sumatra di awal putaran kedua lalu, mereka juga sanggup menumbangkan PSAP dan seri dengan PSMS. Tak lupa pula di ajang pertandingan 45 menit di awal musim lalu atau Intercity, Arema kalah melawan Deltras.

Tetap waspada!

#Salamsatujiwa

Via : Wearemania.net

Ujicoba AREMA INDONESIA vs AREMA U-21


Kamis , 7 juni 2012 
kick off 15.30 wib in Kanjuruhan 
HTM = Rp 0,- (GRATIS)


MALANG- Jelang bentrok kontra Deltras Sidoarjo dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, Selasa (12/6) depan, head coach Arema, Suharno bakal lebih dulu memanasi deru armada tempurnya. Sore ini skuadra Singo Edan dijadwalkan bakal melakoni uji coba menghadapi Arema U-21 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Sparing match ini dibutuhkan untuk menjaga peak performance Herman Dzumafo dkk yang belum terkalahkan di lima pertandingan terakhir. Menyusul tim Arema dihadapkan pada panjangnya masa rehat pasca melakoni laga terakhir menjamu Persidafon Dafonsoro, 31 Mei lalu. 
Diharapkan melalui laga latih tanding kali ini, bakal menjadi test case bermanfaat bagi Suharno untuk melihat sejauh mana kesiapan anak asuhnya menghadapi The Lobster (julukan Deltras) pekan depan. Meski skuad Singo Licek (julukan Arema U-21) memang bukan rival sepadan bagi Dendi Santoso dkk. 
Namun skuad senior akan memperlakukan juniornya tersebut seolah-olah tim Deltras yang bakal mereka hadapi dalam derby Jatim nanti. “Saat menghadapi U-21 besok (hari ini) kita akan melihat mereka seolah Deltras. Jadi ini bukan sekadar uji coba main-main. Kita terapkan strategi seolah menghadapi pertandingan sesungguhnya,” beber Suharno usai memimpin latihan timnya di Lapangan Paskhas Abdulrahman Saleh, Pakis sore kemarin.
Karena itulah, bisa jadi tactician berlisensi A AFC itu bakal menurunkan kekuatan terbaiknya sekalipun hanya menghadapi sekumpulan pemain junior yang levelnya masih jauh di bawah Seme Patrick dkk. “Besok (hari ini, Red) kita ingin melihat gambaran untuk starting line up lawan Deltras,” terangnya kepada Malang Post.
Namun tak menutup kemungkinan juga, pelatih yang sebelumnya sempat mengarsiteki Arema di era Ligina III itu bakal memberi kesempatan tampil kepada seluruh penggawanya. Intinya tetap saja bertujuan melihat komposisi terbaik untuk meredam The Lobster. “Tapi tidak menutup kemungkinan semua dapat kesempatan tampil. Uji coba ini harus dimanfaatkan betul,” tandas Suharno. 
Seperti terlihat dalam sesi latihan sore kemarin, Arif Ariyanto dkk lebih banyak digenjot materi internal game. Bongkar pasang pemain dilakukan Suharno dalam dua skuad yang tengah ditandingkan. Der trainer yang sempat menukangi Persiwa Wamena itu tampaknya ingin melihat komposisi ideal untuk skema andalannya. 
“Kita sudah mulai terapkan taktik untuk uji coba besok (hari ini, Red). Intinya pematangan strategi menghadapi Deltras. Sengaja tiap pemain saya putar terus agar semuanya merasakan beda rekan satu tim dan saya lihat siapa yang paling ideal menempati pos-pos yang ada. Kebetulan kita sudah punya pola yang akan menjadi andalan,” bebernya kepada Malang Post.
Sementara itu, Aremania dipastikan bisa leluasa menonton laga sparing match Arema senior kontra Arema U-21 di Stadion Kanjuruhan sore ini. Pihak Panpel Arema mengaku sengaja tidak meniketkan bentrok uji coba kali ini. “Tidak ditiketkan. Uji coba ini boleh dilihat umum,” ungkap Ketua Panpel Arema, Abdul Haris.

#Salamsatujiwa

Via : Malang Post

Komik Ala Aremania Indonesia Cyber Online.com [Hiburan Untuk Aremania Dan Aremanita]










Wallpaper Aremania Indonesia Cyber Online EDITION Kedua